Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Saturday, 10 January 2015

Interpretasi Kontekstual Abdullah Saeed Terhadap al-Qur'an



Kajian terhadap penafsiran al-qur’an dari segi metodologinya telah banyak dilakukan untuk menggali kembali pemahaman serta kemungkinan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Usaha-usaha untuk memahami segi kebenaran al-qur’an dalam sejarahnya telah sejak lama mengalami proses-proses pergumulan intelektual yang cukup serius walaupun pergumulan tersebut sebatas pada bagian persepsi atau pada sisi metodologis.
Abdullah Saeed merupakan pemikir yang menteorikan tentang sisi metodologis al-qur’an. Kontekstualisasi pemahaman penafsiran dan pengaplikasian ayat al-qur’an merupakan sasaran idenya. Dengan berbekal teori double movement-nya Fazlur Rahman, ia mulai menggali makna-makna kontekstual ayat utamanya terhadap ayat-ayat aplikatif yang ia sebut dengan ayat eticho-legal. 
Dapat dikatakan juga bahwa pemikiran Abdullah Saeed ini merupakan pengembangan dari teori Rahman sebelumnya. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai latar belakang Abdullah Saeed, seorang revolusioner penafsiran al-quran sekaligus mengulas mengenai pemikiran beliau mengenai kontekstualisasi penafsiran beliau terhadap ayat-ayat al-qur’an. di bawah ini adalah sedikit ulasan mengenai pemikiran Abdullah Saeed dalam versi slide atau power point (di sini) or (di sini). 


1 comments:

Post a Comment

Saturday, 10 January 2015

Interpretasi Kontekstual Abdullah Saeed Terhadap al-Qur'an



Kajian terhadap penafsiran al-qur’an dari segi metodologinya telah banyak dilakukan untuk menggali kembali pemahaman serta kemungkinan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Usaha-usaha untuk memahami segi kebenaran al-qur’an dalam sejarahnya telah sejak lama mengalami proses-proses pergumulan intelektual yang cukup serius walaupun pergumulan tersebut sebatas pada bagian persepsi atau pada sisi metodologis.
Abdullah Saeed merupakan pemikir yang menteorikan tentang sisi metodologis al-qur’an. Kontekstualisasi pemahaman penafsiran dan pengaplikasian ayat al-qur’an merupakan sasaran idenya. Dengan berbekal teori double movement-nya Fazlur Rahman, ia mulai menggali makna-makna kontekstual ayat utamanya terhadap ayat-ayat aplikatif yang ia sebut dengan ayat eticho-legal. 
Dapat dikatakan juga bahwa pemikiran Abdullah Saeed ini merupakan pengembangan dari teori Rahman sebelumnya. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai latar belakang Abdullah Saeed, seorang revolusioner penafsiran al-quran sekaligus mengulas mengenai pemikiran beliau mengenai kontekstualisasi penafsiran beliau terhadap ayat-ayat al-qur’an. di bawah ini adalah sedikit ulasan mengenai pemikiran Abdullah Saeed dalam versi slide atau power point (di sini) or (di sini). 


1 comments:

Post a Comment